Headline News

Gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangsel Diresmikan

 

SERPONG, WEB TANGSEL - BPJS Ketenagakerjaan memperluas cakupan layanan bagi peserta dengan meresmikan gedung baru di Kelurahan Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan pada Jumat, 26 Mei 2017.

Peresmian kantor baru tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini diharapkan dibarengi pula dengan tingkat kesadaran masyarakat pekerja akan pentingnya terlindungi dalam program jaminan sosial di Indonesia, khususnya di wilayah Kota Tangsel.

Gedung baru ini diresmikan oleh Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz dan dihadiri Direktur Perluasan Kepesertaan, E llyas Lubis, dan Direktur lnvestasi, Amran Nasution, serta Kepala Kantor Wilayah Banten, Teguh Purwanto serta Wali Kota Tangsel Arin Rachmi Diany, Wakil Walikota Benyamin Davnie dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Purnama Wijaya.

Dengan diresmikannya Kantor Cabang Tangsel ini, upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung pelayanan melalui jaringan operasional serta infrastruktur yang memadai dapat segera tercapai.

Adapun unit kerja BPJS Ketenagakerjaan ini tersebar di 11 kantor wilayah, 121 kantor cabang, 203 Kantor Cabang Perintis dan Service Point Office (SPO) kerjasama perbankan di Bank BNI, BRl, BTN dan BJB.

Direktur Umum dan SDM Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz mengungkapkan, tujuan peresmian kantor cabang yg baru adalah untuk mempermudah pekerja, baik formal maupun informal, untuk berinteraksi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendapatkan informasi, melakukan pendaftaran kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, dan pencairan klaim jaminan yang terdiri dari jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Pensiun (JP).

"Pembukaan kantor baru juga akan memperluas cakupan layanan, sehingga BPJS Ketenagakerjaan bisa lebih dekat dengan tenaga kerja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pekerja," ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan senantiasa berupaya semaksimal mungkin untuk selalu mewujudkan layanan yang prima kepada nasabahnya. Tidak hanya kesiapan fasilitas layanan yang lengkap, nyaman dan informatif, tapi juga mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan profesional sesuai kompetensinya agar mampu memberikan layanan yang optimal dalam membangun hubungan kerja sama yang baik dengan pekerja.

“Di samping itu, jumlah Kantor Cabang yang banyak dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia ini juga untuk memudahkan peserta dalam betransaksi. Layanan BPJS Ketenagakerjaan juga dilengkapi dengan berbagai kanal untuk memudahkan pekerja dalam melakukan pendaftaran, pengecekan saldo, maupun pencairan klaim jaminan," katanya.

Kantor Cabang Kota Tangsel saat ini memiliki peserta aktif sebanyak lebih dari 101 ribu peserta dengan perusahaan aktif sebanyak 2.602 perusahaan.

Sementara dalam pelayanan klaim jaminan, Kantor Cabang Tangerang Selatan hingga akhir bulan April yang lalu telah membayarkan sebanyak Rp2,5 Miliar klaim JKK, Rp139,9 Miliar klaim JHT, Rp1,7 Miliar klaim JKM, dan Rp166,6 Juta untuk klaim JP.

Selain itu juga terdapat 27 jaringan Rumah Sakit Trauma Center (RSTC) yang siap melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan apabila mengalami kecelakaan kerja dan harus dirawat inap, tanpa membebani peserta dengan biaya administrasi ataupun perawatan.

“Semoga dengan hadirnya Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Selatan ini mampu memenuhi kebutuhan pemberian layanan dan peningkatan kepesertaan. Agar kesejahteraan seluruh pekerja di Indonesia dapat segera terwujud," terangnya.

Sementara Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, dengan diresmikannya kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Tangsel maka menandakan bahwa BPJS telah meningkatkan fasilitas pelayanan.

Untuk itu, Pemkot Tangsel memeberikan apresiasi kepada direksi dan dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan yang selalu memberikan manfaat dan pelayanan terbaik kepada seluruh pekerja di kota Tangsel.

"Pemkot Tangsel sangat kosen dalam mensejahterakan rakyatnya dengan memberikan pelayanan berkualitas, salah satunya dengan mendukung sepenuhnya program jaminan sosial ketenagakerjaan," bebernya.

Hal ini terbukti dengan kerjasama BP2T Tangsel sejak Juli 2015 lalu, dimana dalam setiap kegiatan pemberian dan penertiban perijinan di wilayah Kota Tangsel mensyaratkan tanda bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai ketentuan dan syarat dalam mengurus perijinan di wilayah Tangsel.

Walikota juga telah menerbitkan surat edaran tentang wajib kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya untuk memastikan seluruh pemberi kerja telah melindungi pekerjanya dan pekerja informal sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangsel. (Diskominfo-ts1)